CP-8 TUGAS INDIVIDU
Saya
memilih Pipo ketimbang Embro
Kenapa memilih Pipo Ketimbang Embro
, Karena pipo mempunyai motivasi untuk mencapai sebuah tujuan, ada dua orang saudara sepupu yg tinggal di
tempat itu. Keduanya dikenal punya semangat dan ambisi yg kuat untuk menggapai
kemajuan. Yang pertama bernama Pipo, yang kedua bernama Embro. Keduanya tinggal
dalam rumah yg berdampingan di desa kecil dalam lembah itu.
Keduanya
sering berkhayal, suatu saat nanti mereka akan menjadi orang yang paling kaya
di desa itu. Mereka berdua sama-sama cemerlang dan sangat tekun dalam bekerja.
Yang mereka perlukan hanyalah kesempatan utk mewujudkan impian itu.
Pada
suatu hari, kesempatan itu muncul secara tiba-tiba. Kepala desa disitu
memutuskan mempekerjakan mereka utk membawa air dari sungai yg terletak di
pinggir desa, ke tempat penampungan air yg terletak di tengah desa tersebut.
Intinya, pekerjaan itu dipercayakan kepada Pipo dan Embro.
Singkat
cerita, keduanya langsung membawa dua buah ember dan segera menuju ke sungai.
Sepanjang siang keduanya mengangkut air dengan ember. Menjelang sore, tempat
penampungan air sudah penuh sampai ke permukaan. Kepala desa menggaji keduanya
berdasar jumlah ember air yg masing-masing mereka bawa. Begitu pekerjaan itu di
lakukan setiap hari selama beberapa waktu.
Pipo
merasakan lelah badannya lecet, tetapi pipo tidak menyerah, bahkan pipo
memikirkan bagaimana cara mempawa pipo
Tanpa
luka-luka
Sedangkan
Embro hanya memikirkan bagaimana agar cepat menghasilkan banyak uang , dan
Embro sangat berambisi ingin menjadi kaya
Sedangkan pipo bekerja keras tidak putus asa
dengan pekerjaannya,walaupun bayaran pipo tidak berdasarkan dengan jumlah
embernya, tetapi pipo tetap dengan keyakinannya.
Karena pipo mengingatkan pada diri sendiri
bahwa cita-cita masa depan itu sesungguhnya dibangun berdasarkan pada
perjuangan yg dilakukan hari ini.
Saya memulai menjadi Pipo pada waktu saya menaiki
remaja
Saya merasakan menjadi Pipo Pada baru menaikki
remaja, saya pernah bekerja membantu orang tua berjualan dari pagi sampai malem
Rasanya lelah, dan pernah berfikiran tinggal
minta uang saja pasti diberi, tetapi semakin tahun demi tahun saya malu untuk
terus
Meminta uang dan saya memulai membuka usaha
sendiri akibat dorongan orang tua
www.undhirabali.ac.id
Ni Made Tisna Parwati Dewi
16110111043
MPB/6
Komentar
Posting Komentar